LOMBA DOKCIL 2024

Dalam rangka membangun pola pikir sikap perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, Pemerintah kota pekalongan meyelenggarakan Lomba Dokter Kecil tingkat SD/MI tahun 2024. Dokter kecil atau Dokcil adalah siswa sekolah yang telah dilatih untuk membantu pemeliharaan dan peningkatan kesehatan diri sendiri, teman, keluarga, dan lingkungannya. Tujuannya adalah agar siswa terpilih dapat menjadi contoh dan koordinator dalam pelayanan kesehatan sederhana di sekolah.
Dokcil memiliki tugas dan kewajiban, di antaranya:
  1. Bersikap dan berperilaku sehat 
  2. Mengajak dan mendorong teman untuk menjaga kesehatan 
  3. Membantu guru dan petugas kesehatan dalam pelayanan kesehatan di sekolah 
  4. Menjaga kebersihan Ruang UKS, warung sekolah, dan lingkungan sekolah
  5. Memberikan pertolongan pertama pada siswa yang sakit 
  6. Dokcil juga dapat dilibatkan dalam kegiatan sekolah seperti: Mengelola UKS, Program sekolah sehat, Tim kesehatan dalam kegiatan upacara. 
Puskesmas Noyontaan, dalam mendukung terselenggaranya lomba tersebut mengirimkan satu peserta lomba sebagai perwakilan. Peserta lomba dipilih berdasarkan hasil seleksi Lomba Dokcil tingkat Puskesmas Noyontaan melalui pemegang program UKS dan Remaja beserta tim yang bertugas. Pelaksanaan seleksi pada tingkat ini dilaksanakan pada Rabu, 30 Oktober 2024. 
Ketentuan seleksi lomba dokcil adalah sebagai berikut : 
  1. Siswa/Siswi kelas 4-6 SD/MI
  2. Sehat jasmani dan rohani
  3. Menguasai pemahaman tentang kesehatan
  4. Mampu melakukan presentasi dan untuk kerja yang berupa cuci tangan pakai sabun (CTPS) , Gosok Gigi dan Pembidaian
  5. Memiliki semangat yang tinggi
Tahapan seleksi yang dilakukan adalah ujian tertulis, pemeriksaan kesehatan, dan yang terakhir adalah pemaparan artikel sesuai dengan tema yang dipilih. Terdapat tujuh peserta yang mengikuti seleksi di Puskesmas Noyontaan, mereka berasal dari empat sekolah dasar di Kelurahan Noyontaansari. Dari ketujuh peserta yang hadir dan melalui berbagai tahapan seleksi, siswa bernama Juna berhasil memperoleh juara 1 (satu) di tingkat Puskesmas dan mewakili Puskesmas Noyontaan di tingkat Kota Pekalongan.
Peran puskesmas selanjutnya adalah membimbing dan memberikan pelatihan kepada siswa mengenai materi-materi kesehatan dan praktek unjuk kerja seperti CTPS , gosok gigi dan pembidaian. Perlombaan tingkat Kota Pekalongan dilaksanakan di Gedung TP PKK Pekalongan pada Kamis, 7 November 2024. Pada hari pelaksanaan tersebut, Juna didampingi oleh petugas puskesmas dan wali siswa, bersaing dengan perwakilan peserta dari 14 Puskesmas di Kota Pekalongan.
Tahapan seleksi yang dilakukan pada tingkat Kota Pekalongan sama seperti tahapan seleksi di Puskesmas Noyontaan. Puji syukur, setelah berbagai melewati berbagai tahapan seleksi, Juna dari SDN Landungsari 1 berhasil masuk ke babak Grand Final dengan Juara III tingkat Kota Pekalongan.

 

Selamat Kepada Juna, kamu hebat... yesyesyes